Who Am I?

Hoi… gue Manusia Planet (27), tinggal di Tangerang, kerja di Kalimantan. Gua Tinggal di Tangerang udah lama (dari tahun 1980), SD SMP ampe SMA ya di Tangerang tercinta. Jadi walopun gua lahir di Ungaran, Jawa Tengah, gua nggak bisa bahasa Jawa n Tangerang telah menjadi Tanah Air gua. Gua kuliah di Elektro Undip, Semarang angkatan 1997, ngambil sub-jurusan Informatika (males ngitung2 huruf) n baru lulus tahun 2004 (betah di kampus).

Waktu kuliah gua pernah iseng (patungan sama sodara gua, namanya Adi) bikin rental/ketik komputer gitu. Cuma bertahan 2 bulan (dapet netto Rp. 200.000), soalnya gua lulus kuliah n balik ke Tangerang. Cita-cita gua emang mo bikin toko yang ada hubungannya sama komputer, entah itu warnet, rental ato toko komputer. Makanya abis itu gua ngelamar di toko CD (mostly mereka jual yang bajakan) di Mangga Dua n diterima (lamaran gua liat di Kompas Juni 2005 n gua mulai masuk Juli 2005). Lumayan, walaupun gaji pokok cuma IDR 500.000an + uang makan IDR 15.000/hari + bonus, bisa copy game/program/anime gratis. Mereka jual DVD IDR 50.000 n CD IDR 25.000/keping lo, kecuali program2 khusus, ada yang harganya hingga IDR 250.000/CD. Selain yang bajakan, mereka jual yang original juga koq.

Januari 2006 mulai ada gonjang-ganjing. Sesuai jadwal, Microsoft n sekutunya ‘berkunjung’ ke Indonesia bersama pengacaranya untuk mendesak polisi melakukan razia. Toko mulai siaga 1, security mulai giat memberi upeti pada polisi (kabarnya sampai IDR 20.000.000 sekali kirim). Semakin lama semakin ketat, toko mulai siaga 2, tiang-tiang dipasang untuk mempermudah tutup toko. Ketika ada ‘insider information’ toko siaga 3 dan langsung tutup. Itu berarti ada rombongan polisi yang datang merazia. Bulan Maret adalah yang terparah, toko dalam sebulan hanya buka sekitar 10 hari. Sehari2 para karyawan hanya berjalan-jalan di mal atau yang rumahnya dekat bisa pulang, tanpa mendapat uang makan apalagi bonus.

Keadaan tidak menentu, bos mulai memecah kami. Saya dikirimkan ke Bandung untuk mengurus game center menjelang kejuaraan WCG tingkat daerah. Setelah itu bos mulai membuat game center sendiri di Jakarta dan saya salah satu tim pioneernya. Karena penghasilan dan karir tidak pasti, saya keluar dari grup itu per Juni 2006.

Mulai Desember 2006 saya bekerja di perkebunan kelapa sawit dan ditempatkan di Kalimantan untuk posisi IT, segala IT dari troubleshooting, installing, software n hardware sampai programming.

And here I am…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: